Nintendo Kuasai Monolith Soft, Dev Seri Xenoblade Chronicles!


Nintendo kini sepenuhnya menguasai Monolith Soft, studio pengembang game yang dikenal luas berkat seri JRPG ternama Xenoblade Chronicles. Proses akuisisi penuh ini terjadi setelah Nintendo membeli sisa 4% saham yang sebelumnya dimiliki oleh para pendiri Monolith Soft, termasuk Tetsuya Takahashi dan Hirohide Sugiura. Dengan demikian, Nintendo resmi memiliki 100% saham studio tersebut.


Perjalanan Panjang Menuju Kepemilikan Penuh


Monolith Soft pertama kali didirikan pada tahun 1999 di bawah naungan Bandai Namco. Selama beberapa tahun, studio ini menggarap berbagai judul ikonik, termasuk Xenosaga yang dianggap sebagai penerus Xenogears, game yang sebelumnya digarap Takahashi saat masih bekerja di Square. Mereka juga mengembangkan seri Baten Kaitos yang sempat menarik perhatian penggemar JRPG.


Kantor pusat Monolith Soft di Tokyo, Jepang

Perjalanan Monolith Soft bersama Nintendo dimulai pada tahun 2007, ketika Nintendo membeli 80% saham studio tersebut dan berkolaborasi dalam pengembangan proyek game, seperti Xenoblade Chronicles. Akuisisi ini berlanjut pada 2011, dengan Nintendo meningkatkan kepemilikan sahamnya menjadi 96%. Kini, di penghujung tahun 2024, Nintendo secara resmi membeli sisa 4% saham yang masih dipegang oleh para pendiri Monolith Soft, membuat studio ini sepenuhnya dimiliki oleh raksasa game asal Jepang tersebut.


Masa Depan Monolith Soft dan Para Penggemar


Kepemilikan penuh ini membuka berbagai peluang baru bagi Monolith Soft dan Nintendo dimasa mendatang. Dengan seluruh sumber daya dan dukungan penuh dari Nintendo, penggemar dapat berharap adanya peningkatan kualitas dalam pengembangan game Xenoblade Chronicles dan proyek-proyek baru lainnya. Langkah ini diharapkan memperkuat posisi Nintendo di pasar game konsol Jepang dan global dengan menghadirkan berbagai produk eksklusif mereka.



Namun, perlu diketahui bahwa akuisisi tersebut dapat menimbulkan kekhawatiran bagi penggemar yang berharap game-game Monolith Soft bisa rilis di luar platform Nintendo. Dengan seluruh aset dan kontrol berada di tangan Nintendo, kecil kemungkinan game-game baru dari Monolith Soft akan hadir di platform lain.


Bagaimana pendapatmu mengenai langkah besar Nintendo ini? Tulis opinimu di kolom komentar dan nantikan berita menarik lainnya hanya di Lingkup Tekno!


Next Post Previous Post